Friday 1st March 2024
Durbar Marg, Kathmandu

Karena perusahaan terpaksa beralih dengan cepat ke telecommuting dan pekerjaan jarak jauh, pandemi yang sedang berlangsung memunculkan bentuk baru kejahatan dunia maya. Beberapa ahli menyebut fenomena Fearware ini sebagai peretas yang memanfaatkan kecemasan tentang virus dan menargetkan karyawan yang bekerja dari kantor pusat yang kurang aman.

Peretas telah membuat aplikasi pelacakan virus corona yang memasang ransomware, lampiran virus corona yang berisi malware, dan email phishing yang mengaku berasal dari CDC dan WHO yang mencuri informasi pribadi. Bahkan sistem kesehatan masyarakat tidak kebal terhadap risiko ini. Peretas baru-baru ini menyerang Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS untuk menguji infrastruktur departemen untuk eksploitasi keamanan.

Back To Top